Shalat Istikharah

 


Shalat istikharah adalah shalat sunnah dua rakaat untuk memohon petunjuk kepada Allah dalam memilih sesuatu yang belum jelas baik buruknya.

  • Tujuan Shalat Istikharah
    Memohon agar Allah menunjukkan mana yang lebih baik untuk agama, dunia, dan akibat jangka panjang. Misalnya sebelum berdagang, safar (bepergian), menikah, atau mengambil keputusan besar lainnya.

  • Tata Cara

    1. Shalat dua rakaat. Pada rakaat pertama membaca surah Al-Fatihah kemudian Qul yaa ayyuhal kaafiruun. Pada rakaat kedua membaca Al-Fatihah kemudian Qul huwallahu ahad.

    2. Setelah selesai shalat, membaca doa istikharah yang diajarkan Nabi ﷺ:

      اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ…

      Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan yang baik kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kemampuan kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu, dan aku memohon dari karunia-Mu yang agung. Karena Engkau berkuasa sedang aku tidak berkuasa, Engkau mengetahui sedang aku tidak mengetahui, dan Engkaulah Yang Maha Mengetahui perkara yang gaib... (HR. Bukhari).

  • Tanda-tanda Jawaban Istikharah

    1. Allah menenangkan hati kita pada pilihan tertentu, sehingga terasa mantap.
    2. Kadang Allah memberikan petunjuk melalui mimpi, misalnya melihat sesuatu yang putih atau hijau sebagai isyarat kebaikan. Namun mimpi bukan syarat mutlak.
    3. Jika setelah berulang kali istikharah masih belum ada ketetapan hati, maka dianjurkan untuk bermusyawarah dengan orang saleh, berilmu, dan sayang kepada kita. Pendapat orang seperti ini biasanya akan membawa kebaikan.
  • Kesimpulan
    Inti dari istikharah adalah menyerahkan keputusan kepada Allah. Jika perkara itu baik, semoga Allah memudahkan, memberkahi, dan meridai. Jika buruk, semoga Allah palingkan dan mengganti dengan yang lebih baik.


Penutup
Shalat sunnah wudhu adalah bentuk penyempurnaan wudhu. Shalat istikharah adalah sarana memohon bimbingan Allah dalam mengambil keputusan. Keduanya mengajarkan bahwa seorang hamba hendaknya selalu melibatkan Allah dalam ibadah maupun urusan hidupnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SHALAT JAMAK DAN QASHAR

Qurban

SHALAT BERJAMAAH